Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2021

Mengenal Kemaliq Melalui Cerpen

  Mimpi Buruk   “ hhhaahhh ……..” Terperanjat, Aku bebergegas bangkit dari tempat tidur. Ketika kubuka pintu semuanya terlihat gelap, “ yohh…ko’ gelap sih ” kepalaku rasanya berhenti berfikir. Kurang lebih tiga menit aku berdiri di depan pintu melihat keadaan yang gelap gulita, aku baru tersadar setelah mendengar dengkuran ayah   “ sial …….” seketika aku bergegas mencari ponsel dan melihat jam yang masih menunjukkan pukul dua tengah malam. Apa yang terjadi pada ku malam itu, seingat ku aku tidur tadi pukul sebelas, waktu segitu sudah sangat larut untuk waktu tidurku, karna aku biasa tidur paling lambat pukul setengah sepuluh. Kunyalakan lampu kamar, dan betapa terkejutnya akau melihat seekor kucing yang berbulu hitam di atas ranjang tempat tidur ku. Ia memelototi ku dengan begitu tajam, aku terpaku, tubuh ku kaku, seketika aku merasa begitu takut, padahal hanya seekor kucing, tapi memang karna bulunya yang hitam pekat membuatnya tampak berbeda, dan memang pada da...

Salah Satu Kemaliq di Pulau Lombok

 Kemaliq Ranget Me nelusuri dari googlemap, ada sebuah lokasi yang sedikit membingungkan, yakni pura Ranget. Setahu saya, di tempat tersebut tidak ada masyarakat yang beragama selain Islam. Lalu mengapa ada bangunan pura di tempat itu. Akhirnya saya mencoba menelusuri lebih jauh dengan datang langsung ke lokasi, dan mewancarai Kepala Dusun Ranget, Bapak Septori Wirawan.   Benar saja. Pak Kadus dengan tegas mengatakan bahwa warganya tidak ada yang beragama selain Islam. Persoalan pura Ranget menurutnya, merupakan konflik berkepanjangan antara masyarakat setempat sebagai pemilik dengan masyarakat pendatang yang mengaku memiliki sebidang tanah di seputaran kemaliq. “Masyarakat setempat dan para ahli waris tidak pernah menjual tanahnya, tapi anehnya mereka sudah memiliki sertifikat tanah. Anehnya lagi, tanah tersebut juga dimiliki oleh sebuah perusahaan air minum daerah.” Ungkap pak kadus dengan wajah muram.  Kasus ini menjadi kian rumit dikarenakan banyaknya kepentingan...

KEMALIQ

"KEMALIQ"   Dalam Budaya Sasak Setiap suku   atau etnis yang ada disuatu daerah pastilah memiliki kebudayaan atau tradisi yang perlu dijaga dan dilestarikan oleh masyarakat pemilik budaya itu sendiri.   Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi. Budaya terbentuk dari banyak unsur yang rumit,   termasuk syistem agama dan politik, adat istiadat, pakian dan seni. Budaya bisa kita pahami sebagai sebuah peninggalan nenek moyang kita yang tidak sepatutnya kita lupakan akan tetapi harus dilestarikan. Mengabaikan atau melupakan sebuah budaya sama artinya dengan melupakan nenek moyang kita dan identitas kita   sebagai masyarakat etnis. Pada tulisan ini akan dijelaskan mengenai “Kemaliq” dalam budaya Sasak. Suku Sasak adalah etnis asli yang bersal dari pulau Lombok . Lombok merupakan nama dari salah satu kepulauan yang ada di Indonesia yang salaling berdampingan dengan kepulauan lai...